Senin, 21 Maret 2011

bandung metal berduka

Tanggal 09 februari 2008 adalah hari kelabu buat kita para scene underground di kota Bandung, bahkan Indonesia. Kita sebagai orang-orang yang terkait di dalamnya, sepantasnya untuk turut berduka cita atas insiden yang sebenarnya tidak kita inginkan. Mereka adalah teman , sahabat bahkan saudara kita, yang memang wajib kita hormati. Marilah kita berdoa untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban sabtu kelabu.

Buat kalian teman-teman yang merasa peduli atas meninggalnya teman, saudara, sahabat kita, kalian bisa datang ke AACC untuk berduka, berdoa, tabur bunga atau apapun sebagai tanda kalau kita semua peduli atas insiden sabtu kelabu. Kita jadikan ini adalah sebuah pengalaman, pelajaran yang sangat berharga untuk ke depannya, agar bisa lebih berhati-hati, tertib dan prihatin. Marilah kita sama-sama menjaga nama baik sceen underground, kalau kita itu tidak seburuk yang di tuduhkan media, aparat, ataupun lainnya (penyelenggara memberikan minuman keras terhadap setiap penonton yang hadir) terhadap kita para pecinta musik underground.

Marilah kita berdiri bersama untuk meluruskan masalah ini. Ini mutlak adalah sebuah musibah. Novi, Dicky , Tian , Yusuf , Agung , Dodi , Ahmad Wahyu , Yudi , Novan , Ahmad fuqon. Goodbye.. God blast you all guys , we love you all. Kita selalu berdoa untuk kalian, karna kalian adalah bagian dari kami. Semoga kalian tenang di sisi yang maha kuasa. Semoga keluarga besar korban tabah dalam menghadapi cobaan yang berat ini. - BESIDE -


GONDHO MAYIT yang berarti bau mayat, dimana maksud sebenarnya bahwa setiap kehidupan yang tercipta telah dinaungi oleh kematian (berbau mayat). Jadi Gongho Mayit mengingatkan akan adanya kematian yang kelak akan kita hadapi.

Gondho Mayit terbentuk akhir Desember 1996, namun ada juga sumber lain yang menyatakan bahwa band ini berdiri pada awal November 1997. Dengan formasi awal, Anton (Scream/Guitar), Heppy (Bass.Growler), Tony (Keyboard) dan Edy (Drums). Kemudian pada tahun 2000 Wawan masuk mengisi pada posisi Guitar dan Widi pada posisi Growl Vocal. Pada saat itu juga Edi vakum untuk beberapa saat dan digantikan oleh Nur. Gondho Mayit juga dibantu oleh beberapa additional player yaitu: Ester, Rika, Ningtyas (female vocal), Soleh (Rhytm), Gunawan (Guitar), Agus, Himawan (Bass), Nonok (Vocal). Karena Wawan dan Nur kurang aktif lagi, maka formasi Gondho Mayit sekarang berubah menjadi :
Anton (guitar)
Happy (bass, vocal, flute, viola)
Toni (keyboards, piano)
Edi (drums).

Gondho Mayit memainkan style musik Black-Gothic-Doom Metal, yang terinfluence Dismal Euphony, Tristania, Theatre of Tragedy, Dimmu Borgir, Within Temptation, Agathodaimon hingga Naghfar. Gondhomayit sempat melalui beberapa perjalanan yang mengalami bongkar pasang formasi hingga band ini teken kontrak dengan label asal Sidoarjo, Die Records untuk melepas debut album pertama " The Shocker " yang akhirnya dirilis kembali oleh New Wave Sound Production ( Jabar ).

Lihat info lengkapnya di: http://www.gondhomayit.da.ru/